Karya Mahasiswa Unaki di BEKraf Game Prime
BEKraf Game Prime merupakan bentuk evolusi dari Game Developers Gathering (GDG) yang setiap tahun menjadi ajang berkumpulnya para pelaku industri game di Indonesia. Event ini bukan hanya akan menjadi event industri game B2B dan B2C terbesar di Indonesia, akan tetapi juga akan menjadi salah satu yang terbesar di Asia Tenggara. BEKraf Game Prime sendiri merupakan proyek kolaborasi terbesar antara Badan Ekonomi Kreatif (BEKraf), Duniaku Network, Asosiasi Game Indonesia (AGI), Dicoding, GemuGemu, KotakGame, Toge Productions, GCM dan IndieGames.com.
BEKraf Game Prime 2016 di adakan pada tanggal 29 – 30 Nopember 2016, bertempat di Balai Kartini, Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Kegiatan ini diikuti banyak industri game, komunitas game serta startup baik dalam maupun luar negeri juga ikut hadir untuk berkolaborasi diantaranya perusahaan komik, perusahaan animasi, perusahaan advertising, licence dan lain-lain. Event yang diadakan selama 2 hari ini mengelar banyak kegiatan meliputi seminar, workshop, exhibitor booth game, prime connect dan prime awards dengan menghadirkan speaker-speaker yang professional dan juga dari pelaku industri game.
Fakultas Ilmu Komputer – Seminar Teknologi Open Source “Dengan BlankOn kita Move On”

Fakultas Ilmu Komputer – Seminar Teknologi Open Source “Dengan BlankOn kita Move On”
Untuk peningkatan sumber daya manusia yang handal di bidang teknologi informasi khususnya berbasis open source, Fakultas Ilmu Komputer Universitas AKI mengadakan kegiatan Seminar bergabung dengan komunitas Sahabat BlankOn pada hari Kamis, 29 September 2016 jam 13.00 sampai 16.00 bertempat di Hall Unaki Jl. Imam Bonjol 16 Semarang. Kegiatan Seminar ini bertemakan “Dengan BlankOn Kita Move On”, yang bermaksud untuk mengajak mahasiswa ataupun peserta didik untuk dapat menggunakan software (perangkat lunak) ataupun sistem operasi yang legal dan gratis untuk dapat diaplikasikan di dalam kehidupan sehari-hari. Albert Santoso, M.Kom selaku pembicara dari Fakultas Ilmu Komputer mengenalkan system operasi Linux khususnya distro BlankOn kepada pengguna dan menghilangkan anggapan bahwa Linux itu susah dalam pengoperasian.
Di dalam kegiatan seminar kemarin diadakan demo live dari BlankOn, jadi sekaligus dapat mengenalkan user interface kepada peserta seminar agar lebih menarik. Peserta dari seminar meliputi mahasiswa Universitas AKI, umum serta beberapa perwakilan SMK di Semarang.
Komunitas Sahabat BlankOn Semarang juga menyediakan waktunya untuk dapat mengembangkan komunitasnya di lingkungan kampus Unaki, untuk mahasiswa ataupun peserta dari luar, bisa join di komunitas ini, dengan menghubungi Priskila Eka Kurniawati (08982714771) sebagai koordinator untuk join di komunitas Sahabat BlankOn Semarang.
FBS Outing class “Finding your treasure”

FBS Outing class “Finding your treasure”
Outing class merupakan suatu kegiatan yang diadakan oleh Fakultas Bahasa dan Sastra di Universitas AKI. Outing class sudah mulai dilakukan sejak 2 tahun lalu dan ini merupakan outing class yang ke – 3 kalinya. Outing class yang telah dilaksanakan pada hari Selasa, tanggal 29 November 2016 berlangsung dengan sangat tertib dan lancar. Antusiasme dari setiap peserta membuat outing class semakin seru dan menyenangkan. Outing class kali ini, tidak hanya di ikuti oleh mahasiswa/i dari Fakultas Bahasa dan Sastra, tetapi mahasiswa/i dari Fakultas Psikologi juga ikut berpartisipasi sebagai peserta outing class. Dengan digabungnya dua Fakultas, diharapkan kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat terbuka bagi Fakultas lain untuk belajar bahasa Inggris bersama, tentunya dengan cara yang berbeda, mudah dan pastinya sangat menyenangkan.
Adapun lokasi outing class kali ini berbeda dari lokasi sebelumnya, yaitu di sekitar Kota Lama Semarang. Lokasi outing class kali ini berada di 3 titik, dengan rute yang cukup panjang.Titik lokasi pertama dimulai dari taman Pandanaran, kemudian dilanjutkan pada titik lokasi berikutnya yaitu di Mugas dan titik selanjutnya berakhir di taman KB. Di tiap titik lokasi, peserta diminta mengerjakan soal yang telah dipersiapkan oleh panitia, yaitu soal Reading, Structure, Homonym, dan Crossword. Perjalanan yang cukup panjang dan jauh ini tidak mengundurkan niat dan semangat dari setiap peserta outing class. Untuk menuju ke setiap titik lokasi (pos – pos) peserta diberikan sebuah peta yang merupakan petunjuk untuk menuju ke titik lokasi selanjutnya. Tidak sedikit peserta yang kebingungan ketika menuju ke titik – titik lokasi berikutnya, karena hanya dibekali oleh sebuah peta. Tapi inilah yang membuat outing class kali ini semakin seru.
Hari Guru, Bunga untuk Pahlawan
Tanggal 25 Nopember, Himpunan Mahasiswa Fakultas Bahasa dan Sastra Unaki berkumpul di Hall. Beberapa mahasiswa sibuk menata bunga. Dua orang mahasiswa cantik jelita berlatih pembagian suara. Satu orang mahasiswa berkacamata menundukkan kepala, kemudian mendongak, mencoba menghafalkan sebuah puisi.
Semangat Ki Hajar Dewantoro
Kurang lebih tujuh puluh tahun yang lalu Ki Hajar Dewantoro, bapak pendidikan nasional, mengajak masyarakat sekitar untuk duduk di bawah pohon. Di tempat tersebut beliau mengajarkan menulis dan membaca. Beliau ingin rakyat Indonesia setara dengan bangsa-bangsa lain. Kesetaraan tersebut hanya dapat dicapai dengan pendidikan. Lambat laun kegiatan tersebut diikuti oleh banyak orang. Rakyat merasakan manfaat yang nyata pendidikan. Rakyat bisa membaca dan menulis, dan karena itu, rakyat tidak bisa lagi dibodohi oleh bangsa-bangsa lain.
Beberapa daerah meniru kegiatan yang dilakukan oleh Ki Hajar Dewantoro. Cerdik pandai mengajarkan rakyat yang belum berpendidikan. Gerakan tersebut meluas ke penjuru Indonesia dan pada akhirnya mampu mencetak generasi penerus yang unggul.
Salah satu resep keberhasilan tersebut adalah prinsip pendidikan yang dicetuskan oleh bapak pendidikan kita yakni Ing Ngarso Sun Tulodho (jika di depan memberi contoh), Ing Madyo Mangun Karso (jika di tengah memotivasi), dan Tut Wuri Handayani (jika di belakang memberi dorongan). Prinsip itu pula yang selama ini dipegang oleh segenap civitas akademika Unaki. Dosen membantu mahasiswa untuk mencapai potensi terbaik mereka, sebaliknya, mahasiswa juga menghormati dosen di dalam dan di luar kampus.
Prinsip tersebut yang mendorong Himpunan Mahasiswa Fakultas Bahasa dan Sastra untuk memberikan persembahan untuk segenap ‘guru’ yang ada di lingkungan Unaki. Setelah berkonsultasi dengan dekan, maka terwujudlah persembahan hari guru dengan tema: Bunga untuk Pahlawan.