Category Archives: Pengabdian
English Day “Chill Out In English Café”

English Day “Chill Out In English Café” – Hall Gedung Baru Unaki
Sore itu, 14 Desember 2016, gerimis mengguyur, akan tetapi Hall UNAKI terasa sangat semarak. Mahasiswa dari semua fakultas yang ada di Universitas AKI berkumpul untuk menyaksikan English Day. Acara tahunan yang diselenggarakan oleh Program Studi Sastra Inggris. Acara itu menampilkan bakat dan kemampuan mahasiswa program studi Sastra Inggris sekaligus sebagai tugas akhir dari beberapa mata kuliah.
Mahasiswa semester satu menampilkan History Telling yakni menceritakan sejarah suatu era tertentu dengan menggunakan lagu. Penampilan tersebut sebagai tugas penunjang mata kuliah Basic Speaking dan Pronunciation Drill. Mahasiswa semester tiga menampilkan drama musikal berjudul Love sebagai tugas akhir mata kuliah Introduction to Literature dan Advance Speaking. Mahasiswa semester lima membuat video berjudul A Day as English Literature Student sebagai tugas akhir mata kuliah Drama, dan Film Critics. Mahasiswa semester tujuh berperan sebagai panitia yang mengatur jalannya acara.
English Day Sebagai Perwujudan Edutainment

Talk Show “Makna Tanda Cinta”
English Day 2017 mengusung tema “Chill Out in English Café”. Tema tersebut merupakan perpaduan dari konsep entertainment (hiburan) dan education (pendidikan) atau yang biasa disingkat sebagai Edutainment. Unsur entertainment diwujudkan dengan mengundang bintang tamu Excellent Dance dan Pathmoon Band. Konsep education diwujudkan dengan talkshow oleh Ahmad Muhid, S.S., M.Hum.
Pathmoon band adalah band akustik yang didaulat sebagai ‘homeband’. Mereka mengawali acara, mengiringi talkshow, dan menutup acara. Alunan saxophone dan denting gitar akustik menjadi penghangat di sore yang gerimis. Excellent Dance adalah bintang tamu yang mengisi acara puncak. Gemulai tarian tak pelak memanaskan seluruh pengunjung Hall.
Hari Guru, Bunga untuk Pahlawan
Tanggal 25 Nopember, Himpunan Mahasiswa Fakultas Bahasa dan Sastra Unaki berkumpul di Hall. Beberapa mahasiswa sibuk menata bunga. Dua orang mahasiswa cantik jelita berlatih pembagian suara. Satu orang mahasiswa berkacamata menundukkan kepala, kemudian mendongak, mencoba menghafalkan sebuah puisi.
Semangat Ki Hajar Dewantoro
Kurang lebih tujuh puluh tahun yang lalu Ki Hajar Dewantoro, bapak pendidikan nasional, mengajak masyarakat sekitar untuk duduk di bawah pohon. Di tempat tersebut beliau mengajarkan menulis dan membaca. Beliau ingin rakyat Indonesia setara dengan bangsa-bangsa lain. Kesetaraan tersebut hanya dapat dicapai dengan pendidikan. Lambat laun kegiatan tersebut diikuti oleh banyak orang. Rakyat merasakan manfaat yang nyata pendidikan. Rakyat bisa membaca dan menulis, dan karena itu, rakyat tidak bisa lagi dibodohi oleh bangsa-bangsa lain.
Beberapa daerah meniru kegiatan yang dilakukan oleh Ki Hajar Dewantoro. Cerdik pandai mengajarkan rakyat yang belum berpendidikan. Gerakan tersebut meluas ke penjuru Indonesia dan pada akhirnya mampu mencetak generasi penerus yang unggul.
Salah satu resep keberhasilan tersebut adalah prinsip pendidikan yang dicetuskan oleh bapak pendidikan kita yakni Ing Ngarso Sun Tulodho (jika di depan memberi contoh), Ing Madyo Mangun Karso (jika di tengah memotivasi), dan Tut Wuri Handayani (jika di belakang memberi dorongan). Prinsip itu pula yang selama ini dipegang oleh segenap civitas akademika Unaki. Dosen membantu mahasiswa untuk mencapai potensi terbaik mereka, sebaliknya, mahasiswa juga menghormati dosen di dalam dan di luar kampus.
Prinsip tersebut yang mendorong Himpunan Mahasiswa Fakultas Bahasa dan Sastra untuk memberikan persembahan untuk segenap ‘guru’ yang ada di lingkungan Unaki. Setelah berkonsultasi dengan dekan, maka terwujudlah persembahan hari guru dengan tema: Bunga untuk Pahlawan.
English Competition Unaki

English Competition Unaki
Untuk meningkatkan kemampuan dan ketrampilan berbahasa Inggris para mahasiswa Universitas AKI, Fakultas Bahasa dan Sastra UNAKI mengadakan kegiatan Internal English Competition bagi para mahasiswa UNAKI sendiri. Tema yang diambil adalah From Zero to Hero dengan harapan agar para mahasiswa yang merasa bukan apa-apa dan bukan siapa-siapa menjadi lebih percaya diri setelah mengikuti kegiatan ini, terutama dalam hal penguasaan bahasa Inggris mereka baik grammar, speaking, listening, maupun writing.
Kegiatan tersebut diselenggarakan pada tanggal 24 Mei 2016 di kampus UNAKI Jl. Imam Bonjol no. 15-17. Ada empat macam lomba yang diikuti oleh para mahasiswa UNAKI dari berbagai fakultas, yaitu Story Telling, Singing Contest, Fun English, dan FBS’ Got Talent. Khusus untuk mahasiswa FBS tidak boleh mengikuti lomba Story Telling dan Fun English karena selain sebagai panitia, mereka juga dianggap memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang lebih baik daripada mahasiswa dari fakultas lainnya. Sedangkan mahasiswa dari Fakultas Ilmu Komputer, Fakultas Ekonomi dan Fakultas Psikologi diperbolehkan mengikuti semua jenis perlombaan.
Pada kesempatan tersebut pihak rektorat dan dosen-dosen Fakultas Bahasa dan Sastra serta dosen dari fakultas lain juga ikut terlibat sebagai juri dari berbagai perlombaan yang diselenggarakan. Kegiatan tersebut berlangsung kurang lebih dari pukul 09.00 sampai 14.00. Para mahasiswa tampak antusias mengikuti jalannya perlombaan dan terpancar kegembiraan dari raut wajah mereka. Untuk sejenak mereka bisa melupakan kesibukan belajar mereka, meskipun tanpa mereka sadari mereka juga sedang belajar bahasa Inggris secara praktek langsung dalam kegiatan tersebut.
Penandatanganan MoU UNAKI – CBU

Penandatanganan MoU UNAKI – CBU
Untuk lebih meningkatkan kualitas dan mendorong pengembangan pelaksanaan program bidang pendidikan, Universitas AKI (Unaki) telah melakukan kerjasama dengan perguruan tinggi asing yaitu California Baptist University (CBU). CBU adalah salah satu perguruan tinggi swasta di California Selatan yang berdiri sejak tahun 1950 dengan tingkat pertumbuhan yang sangat cepat. Penandatangan MoU dilakukan di Kampus Unaki oleh Rektor Unaki Dr. Tri Purwani dan dari pihak CBU diwakili oleh Vice President for Global Initiatives Dr. Larry Linamen.
“Kerja sama dengan perguruan tinggi asing penting dalam rangka meningkatkan daya saing dan kapasitas akademik serta upaya peningkatan kualitas mahasiswa dan tenaga pendidik,” kata Rektor Unaki Dr. Tri Purwani SE, MM. Kerjasama ini diharapkan mampu meningkatkan, kreativitas, inovasi, mutu, dan relevansi pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi. Sementara itu Dr. Linamen berharap kerjasama ini bisa berjalan dengan baik dan akan membawa keuntungan dan kemajuan baik untuk mahasiswa dan tenaga pengajar baik dari Unaki maupun dari CBU.