Category Archives: Minat dan Bakat
Perayaan Puncak Dies Natalis ke-22 Universitas AKI

Dies Natalis ke-22 Universitas AKI
Semarang – Universitas AKI (Unaki) baru-baru ini menyelenggarakan Perayaan puncak Dies Natalis ke-22 bertempat di Hall Universitas AKI Jl.Imam Bonjol 16 Semarang. Acara tersebut berlangsung meriah diikuti oleh Pimpinan, Dosen, karyawan, alumni dan pemenang lomba.
Acara yang diawali pada tanggal 26 september 2016 dibuka secara langsung oleh Rektor Universitas AKI, Dr. Tri Purwani, SE., MM. dengan acara potong tumpeng yang diikuti oleh seluruh civitas academica Universitas AKI. Dies Natalis ke-22 Universitas AKI diharapkan menjadi momentum untuk menguatkan komitmen akan perubahan demi kemajuan bersama. Dalam sambutannya beliau menyampaikan perlu ada penegasan tentang upaya-upaya yang harus dilakukan sebagai bagian dari resolusi ulang tahun. Tidak ada salahnya merayakan dies natalis dengan kegiatan-kegiatan hiburan bila ini bagian dari upaya membangun budaya organisasi baru, menghilangkan sekat-sekat antar generasi, membangun sportivitas, dan seterusnya. Demikian pula menyelenggarakan kegiatan-kegiatan serius berkarakter ilmiah untuk mempromosikan hasil karya para civitas academica Universitas AKI yang membanggakan. Semua kegiatan itu adalah bagian dari ucapan syukur atas pencapaian yang telah diraih. Semangat sebagai suatu kolektivitas inilah yang seharusnya menjadi inti dari peringatan dies natalis sebagai sebuah momentum untuk mengaktualisasikan semangat awal berdirinya Universitas AKI yang ditradisikan dalam Dies Natalis.
Kemeriahan Culture Day Menyambut Dies Natalies
Peringatan hari lahir dalam sejumlah besar budaya dianggap sebagai peristiwa penting yang menandai awal perjalanan hidup. Karena itu, biasanya peringatan tersebut dirayakan dengan penuh syukur dan kebahagiaan. Dies Natalies 2015 di UNAKI kali ini diselenggarakan dengan cara yang berbeda, dimana Fakultas Psikologi bersama Fakultas Bahasa dan Sastra berkolaborasi mengadakan Pentas Budaya (Culture Day) dengan tema “Java for Us”. Kegiatan culture day ini dilaksanakan sehari sebelum Dies Natalies diadakan yaitu Jumat, 25 September 2015 sedangkan Dies Natalies Fakultas Psikologi yang ke-12 dan Fakultas Bahasa dan Sastra yang ke-17 diselenggarakan pada Sabtu, 26 September 2015. Dalam sambutannya, Alice Zellawati,M.Psi selaku Dekan Fakultas Psikologi beserta Indah Arvianti, M.Hum selaku Dekan Fakultas Bahasa dan Sastra mengatakan kegiatan – kegiatan yang kami lakukan selama dua hari berturut-turut ini dilaksanakan demi mempererat silaturahmi antar sesama mahasiswa maupun para dosennya.
Alex Dharmawan, ST, M.Kom selaku Deputi Rektor Bidang Sumber Daya yang juga hadir dalam perayaan ini mengemukakan apresiasinya kepada para mahasiswa dalam mengadakan kegiatan – kegiatan kemahasiswaan terutama Culture Day yang di koordinasi oleh Fakultas Psikologi dan pada dies natalies ini Fakultas Psikologi maupun Bahasa dan Sastra rencananya akan diberikan dana pengembangan laboratorium demi meningkatkan kualitas dalam kegiatan belajar mengajar di dalam kelas.
FIELD TRIP INDUSTRY
Pada Hari Jumat, 27 November 2015, telah diadakan kegiatan Field Trip Industry di PT SidoMuncul Ungaran dari Fakultas Psikologi Universitas AKI Semarang yang bertujuan untuk menambah wawasan dan pengalaman mahasiswa mengenai dunia industri agar nantinya mahasiswa ketika menghadapi dunia kerja tidak hanya mencari kesempatan kerja tetapi dapat menciptakan peluang kerja. Field Trip ini diikuti oleh 41 mahasiswa Psikologi beserta 5 orang dosen sebagai pendamping sekaligus mentor dalam kegiatan ini. Adapun kegiatan ini berlangsung selama kurang lebih 2 jam yang dibuat dalam bentuk tur keliling pabrik dan diskusi.
Acara ini dibuka dengan upacara penyambutan yang dilakukan oleh Humas dari PT SidoMuncul dan sambutan dari Ibu Alice Zellawati, M.Psi selaku Dekan Fakultas Psikologi Universitas AKI dan kemudian dilanjutkan dengan pemberitahuan tentang tata tertib yang harus dipatuhi selama melakukan field trip dan tur keliling pabrik. Dalam tur keliling pabrik ini dipaparkan tentang sejarah berdirinya PT SidoMuncul Tbk, dan proses pembuatan produk-produk jamu Sido Muncul mulai dari penyortiran bahan baku hingga menjadi produk jadi yang siap dipasarkan.Tur keliling pabrik diawali ke gudang penyimpanan bahan baku dimana dijelaskan pada tahun 1951 Sido Muncul merupakan sebuah aktivitas home industry yang dilakukan oleh Rahmat Sulistyo yang menjadi pendiri PT SidoMuncul dengan menjual rempah-rempah dan jamu dalam bentuk bubuk. Sekarang ini, PT Sido Muncul sudah memiliki ratusan produk mulai dari jamu yang berbentuk bubuk, kaplet, permen, cair, minyak angin aromatherapy, pupuk, dll. Disini juga dijelaskan bahwa bahan baku pembuatan jamu terdiri dari bahan baku mentah yang terdiri atas akar, buah, daun, batang, biji tanaman herbal dan bahan baku olahan seperti pemanis, creamer, dan bahan-bahan pelengkap pabrikan lainnya. Bahan baku yang dikirim disortir sehingga disimpan dalam ruangan yang harus senantiasa dijaga kebersihan dan suhunya agar kualitas bahan baku tetap terjaga dalam masa penyimpanan yang cukup panjang. Tur kemudian dilanjutkan dengan melihat bagaimana cara pengemasan produk secara higienis dan laboratorium modern yang meneliti sampel produk yang sudah jadi untuk tetap menjaga kualitas produk tetap prima.
Mengekspresikan Diri Dengan Budaya Indonesia

No Galau with Karo
HIMAPSI Universitas AKI – Menilik tugas perkembangan remaja, yaitu mengembangkan konsep dan keterampilan yang sangat diperlukan untuk melakukan peran sebagai anggota masyarakat. Individu yang berada pada tahap remaja diharapkan mampu untuk menjalankan tanggung jawab dalam kehidupan sosial. Hal tersebut tampak pada kehidupan organisasi di kampus, para remaja diberikan kesempatan untuk berkreasi dan mengekspresikan diri sesuai minatnya namun dapat berguna bagi kehidupan sosial. Salah satu cara untuk mengekspresikan diri dengan melakukan kegiatan entertainment.
Salah satu program kerja tahunan dari Himpunan Mahasiswa Fakultas Psikologi (HIMAPSI) Universitas AKI, yaitu mengadakan acara Culture Day, yang tujuannya sebagai ajang mahasiswa untuk belajar mengadakan acara yang bersifat menghibur. Di samping itu, Culture Day juga bertujuan untuk mengenalkan beragam budaya yang dimiliki oleh Indonesia. Pada tanggal 16 Nopember 2016, HIMAPSI mengusung tema “No Galau with Karo”, mengajak penonton untuk mengenal Budaya Karo, baik dari segi bahasa, kuliner, music, objek wisata, pakaian adat, dan historis Budaya Karo.